Akhwat: 0813-1416-4545
Ikhwan: 0856-9212-7983
Bekam, Berita

Manfaat dan kandungan pada lidan buaya (Aloeb Vera)

Lidah buaya (Aloe vera) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manfaat tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.

Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.

Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Tidak jarang Aloe Vera merupakan tumbuhan yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan kosmetika dan industri farmasi lainnya, selain itu lidah buaya bisa digunakan sebagai minuman dan juga sebagai makanan yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Maka dari itu lidah buaya cukup terkenal sebagai salah satu tanaman yang berkhasiat dan digunakan sebagai obat. Untuk mendapatkan khasiat lidah buaya, Anda bisa memanfaatkan tumbuhan ini secara langsung, atau memakai/mengkonsumsi produk yang terbuat dari lidah buaya.

Manfaat Aloe Vera Bagi Kesehatan

Sebagai referensi, berikut ini ada berbagai fungsi dan khasiat lidah buaya serta manfaat aloe vera bagi kesehatan Anda dan keluarga yang harus Anda ketahui.

1. Melembutkan Tangan

Seperti sudah dijelaskan diatas, lidah buaya merupakan salah satu bahan dasar yang paling populer digunakan untuk kosmetik karena memiliki banyak manfaat baik bagi kulit. Salah satunya adalah menghaluskan kulit wajah dan juga tangan. Hal ini karena lidah buaya mengandung 99% air sehingga sangat baik untuk melembabkan dan membuat kulit terlihat lebih muda. Aloe vera juga dapat meningkatkan elastisitas kulit serta mampu melembutkan kulit.

2. Menjaga Kesehatan Rambut

Aloe vera memiliki manfaat anti mikroba yang bisa mengatasi infeksi pada kulit kepala dan mencegah kerontokan rambut. Tumbuhan ini juga kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan rambut. Tak heran jika saat ini ada banyak shampo berbahan dasar lidah buaya bukan! Selain itu, Anda bisa langsung mengaplikasikan lidah buaya segar ke rambut untuk mendapatkan manfaatnya.

3. Mengobati Luka

Jika Anda memiliki tanaman lidah buaya di halaman rumah, bisa sekali menjadi pertolongan pertama jika terjadi luka atau sun burn. Kandungan polisakarida yang ada di dalamnya mampu mencegah infeksi pada luka dan menyembuhkan luka dengan lebih cepat tanpa bekas. Lalu terdapat pula kandungan anti bakterinya yang dapat mencegah infeksi sekunder yang biasa muncul pada luka bakar yang berkepanjangan dan efek antioksidan yang dimiliki lidah buaya dapat menghambat reaksi peradangan pada luka bakar. Lidah buaya juga bersifat analgesik, yaitu mampu mengurangi rasa perih karena luka. Tumbuhan yang satu ini juga sangat baik untuk mengobati luka bakar hingga gigitan serangga.

4. Membantu Mengatasi Jerawat

Wajah sedang bermasalah karena jerawat? Mungkin dengan Aloe Vera bisa dicoba. Karena Aloe vera mengandung asam salisilat alami yang berfungsi membunuh bakteri penyebab jerawat. Setelah membersihkan kulit, cobalah untuk mengaplikasikan lidah buaya ini untuk mendapatkan kulit bersih dan bersinar.

5. Mempercepat Penyembuhan Sariawan Atau Luka Di Mulut

Tidak jarang kita mendapati mulut kita mengalami sariawan akibat tergigit, terluka saat menyikat gigi dengan keras, ataupun saat kita kekurangan vitamin C. Untuk mempercepat penyembuhan luka sariawan, anda dapat menggunakan lidah buaya sebagai campuran saat berkumur atau langsung mengoleskan gel lidah buaya pada bagian yang mengalami luka. Kandungan vitamin C lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan sariawan. Selain itu, kandungan zat lupeol dalam lidah buaya bersifat sebagai antiseptik dan membantu mengurangi rasa nyeri di mulut.

6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Aloe vera mengandung polisakarida yang dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Aloe vera juga mengandung vitamin C dan antioksidan yang juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus dan bakteri. Serta Lidah buaya diketahui membantu penyerapan vitamin dan mineral esensial sehingga daya tahan tubuh meningkat. Untuk mendapatkan manfaat ini, jus lidah buaya atau minuman mengandung lidah buaya bisa jadi pilihan.

7. Menurunkan Berat Badan

Kabar baik bagi anda yang memiliki bobot tubuh berlebih, karena aloe vera juga dapat membantu anda menurunkan berat badan. Lidah buaya yang memiliki kandungan serat yang tinggi dapat membantu mengikat lemak dan melancarkan pencernaan sehingga proses penyerapan nutrisi berjalan dengan baik dan mencegah adanya penimbunan lemak. Konsumsi 147mg gel lidah buaya 2x sehari selama 8 minggu secara teratur untuk mendapatkan manfaat ini namun tetap harus diimbangi dengan olahraga dan makanan sehata.

8. Mengurangi gula dalam darah

Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah. Selain itu, Menurut Ayurveda, pengobatan tradisional India, manfaat lidah buaya telah hipoglikemik. Yaitu dapat mengurangi glukosa darah (gula dalam darah) pada orang dengan diabetes.

9. Obat antiseptic & obat luka bakar

Tanaman lidah buaya daun dan akarnya mengandung saponin dan flavonoid, di samping itu daunnya mengandung tanin dan polifenol (Hutapea, 2000). Saponin ini mempunyai kemampuan sebagai pembersih sehingga efektif untuk menyembuhakan luka terbuka, sedangkan tanin dapat digunakan sebagai pencegahan terhadap infeksi luka karena mempunyai daya antiseptik dan obat luka bakar. Flavonoid dan polifenol mempunyai aktivitas sebagai antiseptic (Harborne, 1987).

10. Obat pencahar

Karena lidah buaya lateks (kuning jus diekstraksi dari lapisan luar daun) mengandung molekul dengan efek pencahar yang kuat (disebut “anthranoids”), tanaman bisa efektif dalam kasus-kasus sembelit. Manfaat ini juga diakui oleh WHO dan ditunjukkan dalam beberapa penelitian.

Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.

11. Regenerasi kulit

Kaya antioksidan (flavonoid, vitamin C, beta-karoten), oleh karena itu lidah buaya memiliki anti-penuaan. Sebuah studi yang dilakukan di Turki 2009, menunjukkan bahwa lidah buaya dapat membantu regenerasi jaringan kulit. Selain itu dapat memudarkan bekas luka dan garis garis putih/merah akibat kehamilan atau strecth mark, merawat luka kecil akibat teriris pisau dan tergores serta memudarkan bintik-bintik kehitaman pada kulit.

 

Dengan banyaknya manfaat aloe vera bagi kesehatan Anda dan keluarga, tidak salah bukan jika Anda menaman tanaman yang satu ini di halaman rumah! Perawatan tumbuhan ini tidak sulit cukup dengan tanah yang kering, intensitas cahaya matahari yang cukup dan Aloe Vera mudah tumbuh subur jika disiram secara teratur, tetapi yang harus diingat bahwa Aloe Vera merupakan tanaman yang berdaging yang mampu menyimpan kadar air tinggi, jadi disiram sesekali saja atau bila tanah kelihatan sudah kering. Semoga bermanfaat!

Tumbuhan liar di tempat yang berhawa panas atau ditanam orang di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya agak runcing berbentuk taji, tebal, getas, tepinya bergerigi/ berduri kecil, permukaan berbintik-bintik, panjang 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan (jingga), Banyak di Afrika bagian Utara, Hindia Barat.

1. Batang

Tanaman Aloe Vera berbatang pendek. Batangnya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe Vera yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun. Batang Aloe Vera juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. Peremajaan tanaman ini dilakukan dengan memangkas habis daun dan batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini akan muncul tunas-tunas baru atau anakan.

2. Daun

Daun tanaman Aloe Vera berbentuk pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya berdaging tebal, tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifaat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun dapat mencapai 50 – 75 cm, dengan berat 0,5 kg – 1 kg, daun melingkar rapat di sekeliling batang bersaf-saf.

3.Bunga

Bunga Aloe Vera berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya muncul bila ditanam di pegunungan.

4. Akar

Akar tanaman Aloe Vera berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar antara 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menghendaki tanah yang subur dan gembur di bagian atasnya.

Kandungan Zat Gizi

Komponennya dengan bentuk gel yang sebagian besar adalah air mencapai 99.5% jumlah total, serta dengan total padatan terlarut hanya 0,49 %, lemak 0,067 %, karbohidrat 0,043 %, protein 0,038 %, vitamin 0,49 %, vitamin C 3,476 mg (Furnawanthi, 2002). Sedangkan kandungan gizi yang tinggi di dalamnya adalah vitamin C.

Lidah buaya mengandung dua jenis cairan, yakni bening seperti jelly dan cairan berwarna kekuningan yang mengandung aloein. Jelly lidah buaya bisa diperoleh dengan belah batangnya. Jelly mengandung zat anti bakteri dan anti jamur. Di dalam jelly juga terkandung salisilat, sehingga bisa meredam sakit dan anti bengkak. Sedangkan cairan berwarna kekuningan yang mengandung aloin berasal dari lateks yang terdapat dibagian luar kulit.

Lidah buaya mempunyai kandungan zat gizi yang diperlukan tubuh dengan cukup lengkap, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B12, C, E, choline, inositol dan asam folat. Kandungan mineralnya antara lain terdiri dari kalsium (Ca), magnesium (Mg), potasium (K), sodium (Na), besi (Fe), zinc (Zn) dan kromium (Cr). Beberapa unsur vitamin dan mineral tersebut dapat berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami, seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, magnesium dan Zinc. Antioksidan ini berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung dan berbagai penyakit degeneratif. Daun lidah buaya segar mengandung enzim amilase, catalase, cellulase, carboxypeptidase dan lain – lain. Selain itu, lidah buaya juga mengandung sejumlah asam amino arginin, asparagin, asam aspatat, alanin, serin, valin, glutamat, treonin, glisin, lisin, prolin, hisudin, leusin dan isoleusin.

 

 

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Tanya aja! klik disini